Jumat, 09 Desember 2016

Dia Tidak Bisa Jadi Teman

3 Cara Ampuh Buat Menghadapi Teman Bermuka Dua yang Suka Nusuk dari Belakang
Dalam lingkungan pertemanan enggak bisa dihindari kalau kadang kita suka ketemu dengan teman yang bermuka dua. Suka ngomongin kita yang jelek-jeke di belang, bialang A sama kita tapi sama teman lain bilang B atau bahkan nusuk dari belakang. 


Tapi kadang kita susah buat menangkap basah dan karena sudah berteman banget jadi suka serba enggak enak. Tapi tenang girls, ada kok triknya untuk mengatasi teman kayak gini. Ini dia 3 cara ampun buat menghadapi teman bermuka dua yang suka nusuk dari belakang.



Tipe teman ada juga yang aneh kayak suka banget mina dibayarin duluan. Awalnya sih enggak apa-apa tapi lama-lama nyebelin. 




Jangan cuma diam dan nurut


Saat dia mengusulkan biar kita melakukan ini dan itu, jangan cuma diam dan nurut. Kasih opini kita sendiri. Kalau memang kita enggak mau ya enggak usah ngikutin. Bilang jujur kalau kita pengin melakukan hal lain dengan tegas sama dia. 

Terus kalau dia coba buat jadi juru bicara kita di depan orang lain dengan menerangkan kalau kita kayak gini atau kayak gitu, kita langsung ambil alih aja. Kalau memang apa yang dia terangkan enggak sesuai, ya terangkan aja. Intinya jangan memosisikan diri kita sebagai si lemah di sini.



Pura-pura enggak tahu tapi siapkan bukti


Teman seperti ini enggak bisa langsung ditembak di tempat karena pasti akan ngeles dengan super jago. Jadi kita harus belajar ikut permainan dia. Ikutin aja dulu, pura-pura enggak tahu kalau dia suka ngomongin kita di belakang atau dia bermuka dua. Tapii, jangan tinggal diam. Siapkan bukti. Tanyain ke teman-teman lain yang suka dia ceritakan hal-hal enggak benar atau yang tahu juga kalau dia selalu bermuka dua. 

Nah, kalau udah puncaknya dia selalu kayak gitu, ajak teman yang lain juga untuk menembak jatuh dia. Kalau perlu siapkan bukti dengan rekam omongan dusta dia atau lainnya. Kalau udah ada saksi dan bukti kayak gitu, kita bisa langsung membuktikan kalau dia salah dan jadi enggak terlalu heboh drama saling tuduh dan saling ngeles.




Beri jarak atau tinggalkan


Kalau sudah ketahuan jeleknya dia masih enggak mau berubah juga, ini saatnya kita ambil tindakan yang lebih tegas lagi. Pilihannya jaga jarak alias cuma jadi teman asal kenal doanga atau langsung putus hubungan sama sekali. 

Alias enggak perlu lagi kenal atau sapaan sama dia. Tapi bukan berarti jadi drama dan memusuhi ya. Pokoknya kita enggak perlu dendam lebay memusuhi dia apalagi sampai ngajak teman lainnya musuhin dia. Intinya, cukup tahu aja kalau dia enggak bisa jadi teman yang baik buat kita.




0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution