Selasa, 14 Februari 2012

Ibu itu Peneduh Bagi Jiwa

Bagaimana Menjadi Ibu Yang Baik. Menjadi seorang ibu merupakan karunia yang sangat mulia. Ia dilembutkan suaranya agar menjadi peneduh bagi jiwa, ia diindahkan bentuknya agar menjadi penggembira bagi siapa pun yang melihatnya. Ia dikuatkan hatinya agar mampu menanggung beban seberat apa pun, ia disantunkan kata-katanya agar menjadi penyemangat ketika hati gundah.

Ada beberapa hal-hal sederhana yang dapat dilakukan dan perhatikan hasilnya.

Pertama: Jaga kesantunan kata-kata. Kata-kata merupakan dasar utama pembentukan karakter. Ia merupakan sebuah rangkaian doa panjang yang mampu menetapkan akan menjadi apa putra-putri kita nantinya. Jangan pernah mengeluarkan kata-kata yang penuh amarah, apalagi yang merendahkan.

Kedua: Jangan pernah berhenti mendoakan anak dalam setiap salat atau ibadah kita. Sejarah membuktikan bahwa orang-orang sukses adalah karena ketulusan doa orang tuanya. Jadikan doa-doa Anda seperti permadani panjang yang akan mengantarkannya pada kemudahan kemudahan persoalan hidupnya kelak.

Ketiga: Jangan pernah sekalipun putra-putri kita mendengar pertengkaran orang tuanya karena akan mengecilkan hatinya ketika menghadapi kesulitan-kesulitan. Studi psikologi membuktikan seseorang yang dibesarkan dalam lingkungan orang tua yang penuh amarah akan memiliki daya tahan yang rendah dalam menghadapi persoalan.

Keempat: Jaga keluarga kita dengan hati yang baik. Sehebat apa pun atau ke mana pun putra-putri kita akan disekolahkan. Tidak akan menjadi apa-apa sampai kualitas hati orang tuanya menjadi baik.

Kelima: Anak-anak kita adalah bintang, ia memiliki kualitas bintang yang luar biasa kalau kita mau menggalinya. Jika ia tidak menjadi bintang, karena kita memperlakukan dengan cara-cara biasa.

Keenam: Jangan pernah bicarakan kekurangan dan atau kejelekan putra-putri tercinta kita, apalagi menceritakan secara berulang-ulang. Mungkin memang benar dia melakukan kesalahan, tetapi dengan menceritakan justru akan memperkuat perilaku salahnya.

Ketujuh: Ajarkan nilai-nilai keluhuran budi karena hanya budi pekerti luhurlah yang akan membawa pada nilai-nilai kebahagiaan hakiki.

Tentu masih banyak hal-hal lain yang akan melengkapi kesempurnaan seorang Ibu, Terima kasih.
(http://lampungpost.com)


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution