Selasa, 21 Januari 2014

Hasil Dari Kejujuran

Kejujuran Membawa Kepercayaan yang Tinggi

Seorang Derektur yang hampir pensiun sedang mencari pengganti untuknya, untuk memegang tampuk atau penerus di perusahaan besarnya, Beliau memilah dan memilih untuk menggantikan kedudukannya diantara karyawan-karyawan terbaiknya.
 Oleh karena itu Beliau memanggil semua staff eksekutif dikantornya. Lalu beliau memberikan masing-masing satu butir benih jagung. Kemudian beliau berkata, Tanam dan siram benih jagung ini dengan teratur, rawatlah dengan baik dan kembalikanlah dua bulan dari sekarang dengan membawa tanaman jagung yang tumbuh dari benih ini, yang terbaik dari masing-masing saudara, akan saya jadikan pengganti sebagai Direktur perusahan ini.

Staff bernama Tomi pulang kerumahnya, ia membawa benih yang sudah siap dirawat, setiap waktu benih yang ia miliki disiram dengan air, tak lupa ia juga memberikan pupuk. Setelah satu bulan, semua staff eksekutif di dalam kantor saling membicarakan tentang tumbuh suburnya tanaman mereka. Hanya Tomi yang merasa resah sebab benihnya tidak mau tumbuh sama sekali.

Tomi merasa gagal akan merawat tanamannya, setelah sampai dua bulan, seluruh staf eksekutif menghadap Direktur untuk memperlihatkan hasil benih yang mereka tanam. Sebelum berangkat kekantor, Tomi berkata kepada sang istri bahwa Tomi tidak akan membawa tanaman yang ada di pot yang kosong. Namun si istri mendorong untuk mengatakan hal yang sebenarnya terjadi. Tomi sadar bahwa sang istri memberikan saran yang sangat benar dan jujur.

Sesampainya dikantor tepatnya diruang pertemuan, seluruh mata staf memandang pot milik Tomi dengan kasihan. Bel berbunyi lalu Direktur masuk ruangan dimana staf berkumpul, Beliau memandang keindahan seluruh tanaman itu, dan akhirnya berhenti di depan Tomi yang tertunduk malu dan tanpa senyum sedikitpun. Direktur meminta Tomi maju kedepan untuk menceritakan kronologisnya. Bagaimana asal muasal benih jagung yang ia miliki tidak tumbuh.

Ketika Tomi selesai bercerita, Direktur berkata "Berikan tepuk tangan untuk Tomi, Tomi saya angkat menjadi Direktur baru disini dialah yang berhak menggantikan saya". Beliau melanjutkan kata-katanya, semua benih yang saya berikan kepada kalian, sebelumnya telah direbus dengan air panas supaya tidak tumbuh lagi. Jika enih yang kalian dapatkan bisa tumbuh, berarti kalian telah menukarnya dan berbohong kepadaku, kecuali Tomi, hanya Dia yang JUJUR.

Kawan, ketika kita dihadapkan pada kenyataan yang pelik, kita tidak perlu melampauinya dengan akal kebohongan. Sebab, kejujuran yang menyebabkan rasa malu akan menimbulkan kepercayaan yang tinggi dari orang lain. 

Semoga kita masih diberi petunjuk untuk berkata dan melakukan sesuatu hal yang jujur kepada sesama.


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution