Rabu, 25 September 2013

Menunggu Orang Sakit Butuh Kesabaran Ekstra

Nasehat Bagi Penunggu Pasien di Rumah Sakit

Menjaga dan menunggu orang sakit memang butuh kesabaran ekstra, melayaninya, mengambilkan sesuatu, kurang tidur sampai mengurus ketika ia BAB dan BAK. Ini sangat menguras tenaga dan banyak menghabiskan waktu. Maka salah satu nasehat yang ditekankan ulama adalah mengisi dan “mencuri waktu” untuk Al-Quran. Karena AL-Quran memang bisa mengobati kesedihan, kegelisahan hati serta bisa mengobati penyakit fisik. Ini berlaku untuk semua Ayat dalam Al-Quran.


Allah Ta’ala berfirman,


وننزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar/kesembuhan dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)

Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syingkiti rahimahullahu menafsirkan,

هو شفاء يشمل كونه شفاء للقلب من أمراضه ; كالشك والنفاق وغير ذلك، وكونه شفاء للأجسام إذا رقي عليها به، كما تدل له قصة الذي رقى الرجل اللديغ بالفاتحة، وهي صحيحة مشهورة

“ini adalah penawar/kesembuhan yang mencakup penawar hati dari penyakit-penyakitnya seperti ragu-ragu, kemunafikan dan lainnya. Dan juga mencakup penawar bagi penyakit badan jika diruqyah pada badan. Sebagaimana ditunjukkan pada kisah seorang laki-laki yang tersengat kalajengking kemudian diruqyah dengan Al-Fatihah. Kisah ini adalah shahih dan masyhur.”[1]

Berikut pertanyaan yang diajukan kepada prof. syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah,

س: يواجه بعض المرافقين للمرضى بالمستشفيات من فراغ طويل مدة مرافقتهم لمرضاهم والتي قد تصل إلى عدة أسابيع، فبماذا توجهونهم؟

Pertanyaan:

Sebagian orang yang menemani pasien di rumah sakit manghabiskan waktu yang lama untuk menemani orang sakit, bisa menghabiskan waktu berminggu-minggu. Apa nasehat anda?

Jawaban:

Kami nasehatkan agar ia membaca Al-Quran dan belajar ilmu yang bermanfaat, berdakwah kepada Allah, banyak berdzikir dan berdoa kepada Allah agar menyembuhkan orang yang sakit dari kaum muslimin. Menjenguk orang sakit dan menghibur mereka.

Membaca Al-Quran dan berdzikir bisa menghilangkan kesedihan dan kegelisahan, menyibukan waktu dengan amal yang shalih. Padanya ada kebaikan dan pahala yang besar. Menyibukan dengan menghapalnya, merenungi dan memahami makna, faidah dan mengenal Al-Quran, kitab yang diturunkan kepada kita.

Kami nasehatkan kepada penunggu pasien agar menyibukkan diri dengan membaca Al-Quran, menghapalnya atau menghapal yang mudah baginya. Membaca kitab tafsir yang ringkas, mengulanginya sampai bisa memahami makna, mengmbil faidah tambahan.

Demikian juga kami nasehatkan agar mempelajari ilmu yang bermanfaat dari perkataan ulama, dari risalah, buku ilmiyah yang ringkas dan berfaidah. Baik dalam ilmu tauhid, aqidah, hukum, adab atau fadhail. Buku-buku ini sudah banyak, bagi yang tidak mendapatinya atau tidak tahu, maka hendaknya ia bertanya kepada yang mengetahui dan tahu keutamaannya.

Demikian juga kami nasehatkan agar berdakwah kepada Allah untuk individu atau jamaah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لأن يهدي الله بك رجلا واحد خير لك من حمر النعم

Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui perantaraanmu itu lebih baik daripada seekor unta merah (HR. Bukhari: 3701).

Demikian juga kami nasehatkan agar banyak berdzikir, berdoa dan berharap kesembuhan kepada Allah, agar Allah menyembuhkan orang yang sakit dari kaum muslimin, menghilangkan kesedihan, kegelisahan dan kesusahkan mereka. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution