Selasa, 17 September 2013

Apakah Hati Kita Kotor ?

Cara Membersihkan Hati Yang Kotor


Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu'allaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.....


Sahabat saudraku yang dirahmati Allah, Bagaimana ya caranya agar hati kita menjadi bersih, bersinar, mengkilat, dan ada cahayanya. Sebab hati adalah tempat segala sesuatu bersarang dan mengendap, baik yang baik maupun yang buruk. hati yang baik adalah hati yang selalu dibersihkan, sedang hati yang buruk adalah hati yang dimana ada yang mengendap atau bersarang didalamnya sesuatu penyakit atau kotoran.
 



Kotoran-kotoran yang adalah dalam hati itu harus cepat dibasmi, kalau tidak ia akan memperluas sarangnya sehingga tidak ada lagi tempat di hati itu yang bersih. Kalau sudah demikian cahaya iman akan sulit masuk lantaran hati kitakotor.
 



Seseorang yang memiliki hati yang kotor dapat menyebabkan semua perbuatannya, cara berfikirnya, cara bekerjanya, cara berbicaranya semuanya akan mengeluarkankotoran pula. Ibaratnya hati itu adalah sebuah wadah, jika wadah itu dituangi dengan minyak wangi, maka wadah itu akan mengeluarkan bau yang harum berasal dari isinya. Tetapi jika wadah itu dituangi atau diletakkan didalamnya sesuatu yang busuk, maka wadah itu akan mengeluarkan bau yang busuk pula. Begitu juga dengan hati, jika hati itu selalu dibersihkan dan dituangi dengan yang baik, maka segala perbuatan, ucapan dan lain-lain akan menjadi baik dan menyebarkan bau yang harum dan bersih.
 
Sebelum saya memberikan Tips atau Cara Membersihkan hati, kita harus tahu dulu, apakah hati kita kotor ? Atau tahukah jika hati kita telah kotor ! Jawabnya adalah sebagian besar seseorang itu tidak mengetahui, jika hatinya telah kotor, termasuk saya. Namun hati yang kotor, baik itu tidak terlalu kotor atau kotoran dalam hati itu sudah menjamur dan menjadi karat, karena terlalu banyak kotoran-kotoran penyakit yang bersarang didalam hati itu sebenarnya tidak sulit untuk membersihkannya asal kita mau berusaha dan tau caranya.
 



Kotoran dalam hati itu adalah penyakit, seperti sombong, riya’, ujub, dan sebagainya. Jika tidak dibersihkan (diobati), maka hati akan menjadi rusak dan merusak segalanya. Oleh karena itu kotoran ini memang sulit dibersihkan jika sudah mendarah daging, karena dosanya telah menutupi hati.
 



Nah, sekarang yuk bersihkan hati kita, kita sikat sampai bersih kotorang yang melekat pada hati kita, dengan cara-cara yang telah diajarkan Rasulullah saw, kepada kita agar hati kita menjadi bersih bersinar, karena hati seperti sebuah landasan pesawat terbang, jika landasan itu kotor atau banyak krikilnya maka pesawat itu tidak mau turun landasan. Begitu juga dengan hati, jika hati itu kotor maka cahaya iman dan rahmat Allah sulit akan bisa masuk, karena semua sisi hati kita tidak ada lagi yang bersih.
 
Adapun cara membersihkan hati yang kotor, yaitu :
 


1. Zikir kepada Allah sebanyak-banyaknya, karena dengan berzikir hati menjadi tenang dan bersih.


 
Saran : Pergilah ketempat majelis-majelis zikir, karena disana adalah tempat pelatihan zikir yang dilakukan secara berjamaah, tujuannya untuk melatih cara zikir yang benar sehingga akan memperoleh kenikmatan dalam zikir tersebut, baik ketika kita melakukan zikir bersama-sama atau ketika melakukannya sendirian.
 


2. Perbanyaklah membaca Al Quran dan menghafalnya, karena Al Quran adalah obat hati dan hafalan Al Quran yang disimpan dalam hati akan menjadi penolak keburukan.
 



Nah, yuk sekarang kita coba, mudahan-mudahan Allah swt meridhoi atas segala usaha yang baik dan memberkati kita semua. 
 


Maha Suci Allah Dialah Tuhan yang Maha Sempurna, yang membersihkan hati kita, yang meluruskan dan membengkokan hati kita, karena itu berzikir kepada Allah adalah satu kewajiban yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim, sehingga Allah sendirilah yang akan mengarahkan hati kita menurut kehendak-Nya.
 
 
SEMOGA BERMANFAAT
 

Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci... Bergeraklah masuk, Buka tiap lembaran kalimat hati, maknai, lalu tunaikanlah Hak cipta adalah milik Allah Azza Wa Jalla semata. Ilmu adalah amanat Allah yang harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yang kami miliki...Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi saya dan saya hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah.
 


Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah, Wassalamù'alaíkùm salam warahmatùllahí wabarakatùh
 



Salam Santun Erat Silaturrahim dan Ukhuwah Fillah

   

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution