Senin, 17 September 2012

Doa Ibu

Kekuatan Doa Seorang Ibu

Ingatkah pada masa-masa kecil saat orangtua masih merawat anda? Hidup anda berawal dari dalam kandungan seorang Ibu. Orang yang selama 9 bulan mengandung dengan susah payah agar anda bisa terlahir dalam keadaan yang sehat. Hingga akhirnya tiba bulan ke 9 anda terlahir di dunia untuk dapat menikmati indahnya dunia.. 


Masa kecil anda yang selalu dimanja saat anda menangis, saat anda tertawa, saat anda marah karena keinginan anda tidak dipenuhi. Tapi kasih sayang orangtua kita yang tulus, selalu berusaha untuk membuat anda bahagia. Mulai anda menginjak bangku sekolah, TK, SD, SMP, SMA atau bahkan sampai ke perguruan tinggi, seorang Ibu selalu memberikan support yang terbaik untuk anda. Apapun yang anda lakukan di sekolah maupun di lingkungan luar, baik atau buruk, kasih sayang seorang Ibu tidak akan ada habisnya. 

Di saat anda memulai berusaha mencari nafkah, seorang Ibu akan selalu berdoa untuk kesehatan, kelancaran, dan kemudahan untuk anda meraih kesuksesan tanpa mengharapkan imbalan atau materi apapun untuk dirinya. Semua murni hanya untuk keberhasilan anda dalam menggapai impian dan cita-cita yang anda inginkan. 

Ada sebuah cerita mengenai kasih sayang seorang Ibu yang diambil dari kisah nyata. Di pertengahan tahun 2012 ini seorang pemuda yang telah meraih kesuksesannya akan melangsungkan pernikahan. Tibalah pada moment sakral tersebut. Seorang pemuda ini melakukan akad nikah yang dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Semua orang bersuka cita pada acara ini. Akan tetapi, ternyata ada seorang Ibu yang sedang menangis, bukan karena terharu melainkan merasakan rasa sakit hati yang sangat memukul dirinya. Sang pemuda sukses ini ternyata tidak menyertakan Ibunda nya dalam acara pernikahannya. Ia pun tidak meminta restu dari orang yang sudah mengandungnya selama 9 bulan. Memang, rasa sakit hati yang dirasakan sang Ibu sangatlah perih, tetapi beliau tetap mendoakan anaknya agar terus diberikan jalan kebenaran oleh Allah SWT dan dibukakan pintu hatinya. Dari kisah tersebut, mungkin kejadian yang dialami Malin Kundang akan terulang di masa ini. Menurut anda, apakah yang akan terjadi pada pemuda yang durhaka tersebut? 

Allah SWT sangat murka kepada umat-Nya yang durhaka kepada orangtua. Pada sebuah perbincangan Nabi Muhammad SAW pernah menjawab pertanyaan seorang sahabat yang tertulis di dalam hadits yang berbunyi seperti ini: 


Dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu, beliau berkata, "Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.'" (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548) 

Hadits ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menyebut tiga kali nama Ibu terhadap pertanyaan dari Abu Hurairah yang bertanya kepada beliau kepada siapakah kita harus berbakti. 

Pernahkah anda merasa hidup anda begitu sulit dan segala urusan yang anda jalani tidak pernah menemukan solusi? Mungkin anda belum meminta maaf kepada Ibu. Restu dari orangtua merupakan restu dari Allah SWT. Doa dari seorang Ibu merupakan kekuatan yang begitu besar. Dua poin penting yang diperintahkan oleh Allah SWT di dunia ini adalah berbakti kepada orangtua terutama kepada Ibu dan bersedekah. 

Sudahkah anda memberikan yang terbaik untuk Ibu? Atau mungkin anda masih perhitungan pada Ibu anda sendiri? Padahal Ibu tidak pernah perhitungan sama anaknya sejak kita lahir di dunia ini. 

Surga ada di telapak kaki Ibu. Percuma anda memiliki mobil mewah, rumah mewah dan selalu berbuat amal baik dengan membantu banyak orang yang tidak mampun tetapi anda menyakiti Ibu anda sendiri. Semua akan menjadi sia-sia. Allah SWT selalu mengingatkan kepada kita bahwa hal yang terpenting adalah berbakti kepada Ibu. Jangan sampai anda menyesal karena anda belum bisa membahagiakan Ibu anda di saat Ia masih ada untuk anda! FIGHT!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution