Rabu, 03 Februari 2016

Ayam Dan Keledai

Kenapa Ayam Mampu Melihat Malaikat Sedangkan Keledai Tidak? 

Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda-sabda Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam secara ilmiah. 


Berikut ini adalah salah-satunya. 

Nabi Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

Apabila kalian mendengar ayam jantan berkokok (di waktu malam), maka mintalah karunia kepada Allaah, karena sesungguhnya ia melihat malaikat. namun apabila engkau mendengar keledai meringkik (di waktu malam), maka mintalah perlindungan kepada Allaah dari gangguan syaithan, karena sesungguhnya ia telah melihat syaithan [Shahih, Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim]

Kita mungkin sering atau pernah mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi.

Kemampuan sistem visual manusia di dunia ini terbatas. Dalam hal ini justru kalah dengan sistem visual keledai dan ayam jantan. Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar inframerah atau di atas sinar ultraviolet.

Tapi kemampuan indera ayam jantan dan keledai melewati batas itu. Pertanyaannya sekarang, bagaimana keledai dan ayam jantan bisa melihat syaithan dan malaikat, bukan sebaliknya ?

Keledai itu dapat melihat dengan sinar Inframerah, sedangkan syaithan sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api. Artinya, syaithan termasuk dalam lingkup inframerah. Karena itulah, keledai dapat melihat syaithan, tetapi tidak bisa melihat malaikat.

Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet. Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan.

Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa syaithan melarikan diri saat disebutkan nama Allaah. Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut nama Allaah itu, sehingga syaithan melarikan diri.

Lantas, mengapa syaithan menghindar bila ada malaikat ? Jawabannya, adalah karena syaithan terganggu bila melihat cahaya malaikat. Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.

Maha Besar Allaah atas segala Karunia dan Kuasanya

Diperjelas oleh Al Imam Bukhari dalam kitab Adab Al Mufrad, jika kita mendengar suara kokok ayam jantan di malam~hari, maka berdoalah kepada Allaah dan memohon anugerah anugerah dari Allaah, karena ayam jantan itu berkokok disebabkan melihat malaikat pembawa rahmat kepada hamba Allaah yang melakukan qiyamul lail atau shalat tahajjud di malam hari.

Tetapi jika kita mendengar suara keledai di malam hari, maka berlindunglah kepada Allaah, karena ia melihat syaithan mungkin berupa jin pembawa sihir dan lainnya, demikian pula jika mendengar ringkikan kuda di malam hari maka berlindunglah kepada Allaah.

Diriwayatkan dalam satu riwayat yang tsiqah (kuat), bahwa ketika seorang murid lulus dari pelajaran dan ia akan keluar meninggalkan gurunya, 

maka gurunya risau seraya berkata: "jika kamu pulang maka syaithan akan menggodamu", 

maka murid itu berkata: "akan kulawan semampuku", 

dan sang guru berkata lagi: "jika syaithan itu terus menggodamu?", 

"akan terus aku lawan", jawab murid itu. 

Sang guru berkata lagi: "maka engkau akan sibuk atas perjuanganmu dengan syaithan dan engkau lupa dengan perjuanganmu berbakti kepada Allaah, hari-harimu habis untuk mengurusi melawan syaithan", 

maka murid itu bertanya: "lalu apa yang harus aku perbuat wahai guruku?", 

guru berkata: "jika kau masuk ke dalam satu rumah dan di dalam rumah itu ada seekor anjing yang menjaganya, maka kau akan keluarkan anjingnya atau kau akan memanggil pemilik rumahnya?", 

si murid berkata: "memanggil pemilik rumahnya, karena ia yang akan menjauhkan anjingnya", 

dan sang guru berkata: "maka jika kau diganggu oleh syaithan maka panggillah yang Mencipta syaithan tersebut yaitu Allaah Subhanahu wa Ta'alaa, mohonlah perlindungan padaNya".

Rasulullaah Shalallaahu 'Alaihi wa Sallam berpesan; jika kalian gentar dan risau ada syaithan yang mengganggu di siang hari, malam hari atau kapanpun di sebuah rumah, gedung, tempat, dan lain sebagainya, maka ucapkanlah:

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

aku berlindung kepada Allaah dari syaithan yang terkutuk

Atau ucapkan dan berdoalah:

رَبِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنَ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّيْ أَنْ يَحْضُرُوْن
( المؤمنون : 97-98 )

ya Tuhanku,,aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaithan dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku [Q.S. Al-Mu'minun : 97~98]

Jikalau tidak hafal, maka cukuplah mengucapkan artinya dengan bahasa Indonesia. Jika kau ucapkan itu dengan ikhlas di hatimu, maka tidak satu syaithan pun yang bisa mendekat kepadamu.

Diriwayatkan di dalam Fathul Bari Bisyarah Shahih Al Bukhari, berkata Hujjatul Islam Al Imam Ibn Hajar Al Asqalany mensyarahkan hadits ini:

ketika mendengarkan suara ayam~jantan yang berkokok maka disunnahkan berdoa Dan Al Imam Ibn Hajar mengaitkan hadits ini dengan hadits riwayat Al Imam Bukhari di dalam kitab Adab Al Mufrad: 

Janganlah kalian mencaci ayam~jantan (yang berkokok) karena sesungguhnya ia menyeru kepada shalat

Wassalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.




Wallaahu A'lam bis Shawab

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution