Rabu, 21 November 2012

Jangan Marah

LEPASKAN HAK AMARAH

Kita semua tentu pernah dirasuki rasa AMARAH, yang timbul ketika kita sudah TIDAK MAMPU MENGALAHKAN NAFSU & EMOSI.

Al-Quran menegaskan bahwa MENAHAN AMARAH jauh lebih baik daripada MELAMPIASKAN.
Sifat Marah sangatlah Manusiawi, apalagi MARAH KEPADA ORANG YANG BERBUAT SALAH & JAHAT PADA KITA.

Namun bila sikap Marah telah BERKUASA ATAS DIRI KITA, maka kita akan terlepas dari kendali Akal, dan Perbuatan [Tindakan] kita akan menimbulkan akibat Negatif.

Seseorang berkata kepada Rasulullah: “Berilah aku Wasiat”. Rasulullah ber-Sabda: “JANGAN MARAH!” Dia bertanya berulang-ulang dan tetap dijawab: “JANGAN MARAH!”.

Allah ber-Firman:

“APABILA MEREKA MARAH MEREKA MEMBERI MAAF”. [Asy-Syura 37].

Rasulullah ber-Sabda:

"Apabila salah seorang di antara kalian sedang Marah dalam keadaan Berdiri, hendaklah dia Duduk. Apabila kemarahan itu tidak hilang, hendaklah dia Berbaring".

Allah ber-Firman:

“Hai orang-orang yang Ber-Iman, BER-SABARLAH kamu, dan KUATKAN KESABARANMU“. [Ali-Imran 200].

“Barang siapa MEMAAFKAN DAN BERBUAT BAIK, maka Pahalanya atas tanggungan Allah”. [Asy-Syura 40].


Seseorang mempunyai HAK UNTUK MARAH, namun DEMI AMAL KEBAJIKANNYA, Hak untuk Marah itu TIDAK DIAMBILNYA, meskipun sesungguhnya ia BER-HAK atas itu.

Maukah kita menjadi orang yang DAPAT MENGATUR AMARAH, ataukah AMARAH YANG AKAN MENGATUR & MENGUASAI Kita, hingga Kita Tenggelam & Terbakar karenanya?

Untuk KETENTERAMAN HATI & JIWA, usahakan untuk :

"Tahan AMARAH, Tidak MELAMPIASKAN, Lepaskan HAK MARAH & Berikan MAAF".



"MAAFKANLAH MEREKA DAN BIARKANLAH MEREKA, sesungguhnya ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK”. [Al-Maaidah 13].

Memaafkan mungkin tidak akan bisa MERUBAH MASA LALU, namun setidaknya dapat MEMPERBAIKI MASA DEPAN.

Semoga kita masing-masing dapat mengambil Hikmah dari RENUNGAN JELANG TAHAJUD diatas, demi untuk Menjaga Ketenteraman Hati dalam mengarungi Kehidupan ini. Aamiin YRA.

[TMI].
--------------------------------------------------
*) TMI adalah TAFAKUR MEDITASI ISLAM sebuah Metode yang mengajarkan kita untuk senantiasa dapat MENGINGAT ALLAH & MENGINGAT KEHIDUPAN AKHIRAT.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution