Selasa, 21 Mei 2013

Bertato Dalam Islam

Larangan Bertato Dalam Islam 


Tato (wasym) adalah perbuatan memberi tanda pada muka dan tubuh dengan beragam gambar. Sebagian orang Arab, terutama kaum perempuan, kerap berlebihan ketika menorehkan tato pada tubuhnya . Sementara pada penganut agama lain banyak yang melukisi tubuhnya dengan gambar sesembahan mauoun symbol-simbol agama mereka.


Allah SWT melarang perbuatan ini selain karena dianggap telah mengubah ciptaan-Nya juga menyakiti diri sendiri. Tato yang permanen biasanya dilakukan dengan menusukkan jarum ke dalam tubuh dan itu sangat menyakitkan. Selain telah mengubah ciptaan-Nya, cairan yang disuntikkan ke dalam tubuh untuk merajah kulit itu dapat menghalangi masuknya air wudu. Itu pula yang menyebabkan salat orang yang bertato tidak sah karena wudu yang tidak sempurna.

Perbuatan merajah tubuh juga dapat menjatuhkan kredibilitas seseorang karena orang bertato identik dengan pelaku kejahata. Bahkan, sebuah perusahaan taksi terbesar di Jakarta langsung menggugurkancalon pengemudi yang memiliki tato di tubuhnya. Bagi mereka, orang bertato memiliki citra kurang baik di mata masyarakat dan mempekerjakan mereka sama dengan merusak citra perusahaan tersebut. Jika Anda penonton setia tayangan criminal, tentu selalu menyaksikan bahwa sebagian besar pelaku kejahatan itu memiliki tato di tubuhnya.

Karena tato akan menetap di tubuh seumur hidup pemakainya, banyak orang bertato mengalami krisis percaya diri ketika mereka sudah sepuh. Seorang kakek bertato tentu membuat orang dapat membaca siapa dia pada masa lalunya, karena kisah tersebut tercacah di tubuhnya yang renta. Cerita tak sedap lainnya tentang tato juga dialami seorang laki-laki yang selalu gagal menikah. Pasalnya, tak ada perempuan yang mau hidup bersama lelaki yang menorehkan nama mantan jantung dan hatinya berada.

Banyak orang bertato yang ingin menghapus tato di tubuhnya agar Allah SWT berkenan menerima pertobatannya. Bagi sebagian besar ulama mewajibkan tato harus dihilangkan agar tidak menghalangi masuknya air wudu sehingga ibadah salatnya diterima. Kenyataan ini membuat banyak pemilik tato yang takut bertobat karena mereka tak mampu menghilangkan tatonya, baik karena tak kuat menahan sakit juga karena tak ketiadaan biaya jika hanya tindakan operasi yang mampu menghapus tato di tubuhnya.



0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Press Release Distribution